Blog Siapa Syiah, mengungkap siapa syiah sebenarnya

Kupas Tuntas Lagu Sesat Syi'ah "Yaa Thaybah"

lagu Yaa Thaybah, download lagu ya thoybah mp3, gratis lagu ya thoybah mp3
Dibalik lagu "Yaa Thaybah" ini ada kultus dan penuhanan kepada 'Ali bin Abi thalib, dan berlebih-lebihan dalam memuji hasan dan husain maka lagu ini sangat jarang ditemukan terjemahannya, bila diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia sering diputar maknanya, padahal jika difahami dalam kaidah 'arabnya bermakna pemujaan kepada 'Ali, Hasan, dan Husain.



Inilah liriknya, saya tulis versi 'arab, latin, dan terjemahannya :

يَا طَيْبَة يَا طَيْبَة يَا دَوَالْعيَا نَا
اِشْتَقْنَا لِكْ وَالْهَوَى نَدَانَا، وَالْهَوَى نَدَانَا

يَا عَلِىَّ يَاابْنَ اَ بِى طَا لِبْ
مِنْكُمُ مَصْدَرُ المَوَا هِبْ
يَا تُرَ ى هَلْ ءُرَى لِى حَاجِبْ
عِنْدُكُمْ اَفضَلُل الغِلمَاَنَ اَفضَلُل الغِلمَاَ نَ

اَسْيَادِي الْحَسَنْ وَالحُسيْنِ
اِلَى النَّبِيِ قُرَّ ةْ عَيْنِ
يَا شَبَا بَ الجَنَّتَيْنِ
جَدُّكُمْ صَا حِبُ القُرْ آنَ صَا حِبُ القُرْ آنَ

yaa thaybah, yaa thaybah, yaa thaybah, yaa thaybah, yaa dawal'ayanaa
isytaqnaa lika wal hawaa nadaana, wal hawa nadaana

yaa 'aliy yaa ibna abi thalib
minkum mashdarul mawahib
yaa tura hal ura liy haajib
'indakum afdhalul ghilmana, afdhalul ghilmana

asyadiy alhasan wal husaini
ila annabiy qurrata 'aini
yaa syababal jannataini
jaddukum shahibul qurana, shahibul qurana

Artinya :

Wahai sang penawar, wahai sang penawar, wahai penyejuk mata kami
kami merindukanmu dan hawa itu telah memanggil kami, dan hawa itu telah memanggil kami

Wahai Ali wahai putera Abi Tholib
darimulah sumber keutamaan
wahai engkau yang dilihat (maksudnya 'Ali) apakah tirai menjadi pengghalang bagiku (dari melihatmu)
sedang disisimu memiliki dua orang sebaik-baik anak, dua orang sebaik-baik anak

sayyidku Al-Hasan dan Al-Husain
sebagai Cahaya mata nabi
Wahai dua pemuda surga
kakekmu ahli quran,, ahli quran

dimana letak penuhanannya ?
ada pada 3 kalimat berikut :
pertama :

يَا دَوَالْعيَا نَا
اِشْتَقْنَا لِكْ وَالْهَوَى نَادَانَا، وَالْهَوَى نَادَانَا
yaa dawal'ayanaa
wal hawaa nadaana, wal hawa nadaana

artinya :
wahai penyejuk mata kami
kami telah merindukanmu dan hawa itu telah memanggil kami, dan hawa itu telah memanggil kami

kedua pada kalimat ini

يَا عَلِىَّ يَاابْنَ اَ بِى طَا لِبْ
مِنْكُمُ مَصْدَرُ المَوَا هِبْ
yaa 'aliy yaa ibna abi thalib
minkum mashdarul mawahib

artinya :
Wahai Ali wahai putera Abi Tholib
darimulah sumber keutamaan

dan ketiga pada kalimat ini

يَا تُرَ ى هَلْ ءُرَى لِى حَاجِبْ
yaa tura hal ura liy haajib

artinya :
wahai engkau yang dilihat (maksudnya 'Ali) apakah tirai menjadi penghalang bagiku (dari melihatmu).

Sungguh jika dilihat pada tiga kalimat diatas nyatalah mereka kaafir kepada Allah, tidak ada kerinduan mereka kepada Allah, mereka tidak ingat kepada Allah ketika mengucapkan kalimat-kalimat itu. Seakan-akan semua hidup dan mati hanya dipersembahkan untuk keluarga 'Ali dengan melupakan Allah [1].

[1] Akh Fathul Baari 
Read More...

MANTAN SYI’AH AKUI MISI BESAR SYI’AH DALAM MENGAMBIL ALIH PEMERINTAHAN INDONESIA


Syiah Indonesia TENGAH MEMPERSIAPKAN REVOLUSI. IMAMAH ADALAH KEWAJIBAN DALAM DOKTRTIN SYIAH. Ketika dia menjadi wajib, maka dia harus diperjuangakan. Menurut mantan pengikut Syiah, Ustadz Roisul Hukama, persiapan Revolusi yang seperti terjadi di Iran, juga tengah dipersiapkan Syiah di Indonesia. “Itu cita-cita. Jelas sekali,” tandasnya kepada para wartawan, Selasa (24/01).

Karena ini sebuah desain yang cukup besar, rencana itu pun tengah dimatangkan dengan melibatkan berbagai tahapan. Salah satunya menanam kader-kader Syiah di berbagai ormas dan pemerintahan. “Harus dikuatkan dulu dengan cara orang-orang Syiah ditanam di mana-mana. Mereka semua ada di Ormas, Pemerintahan, dan juga partai politik,” beber pria yang juga mantan penasehat IJABI Sampang ini.

Menurutnya konspirasi yang tengah disiapkan di Indonesia bagian dari sebuah konspirasi berskala global. “Ini sebenarnya bukan lokal, tapi internasional. Meski kecil mereka punya power. Coba lihat Zionis, meski kecil tapi power tidak? Mereka punya otak, duit dan senjata. Amerika pun bisa diperdaya,” sambungnya.

Sebelumnya, petinggi NU, Kiai As’ad Ali juga mengatakan hal yang senada. Menurutnya, dewasa ini Syiah Indonesia sedang berupaya membuat lembaga yang disebut Marja al-Taqlid, sebuah institusi kepemimpinan agama yang sangat terpusat, diisi oleh ulama-ulama Syiah terkemuka dan memiliki otoritas penuh untuk pembentukan pemerintah dan konstitusi Syiah. Di beberapa negara yang masuk dalam kaukus Persia.

Lembaga itu telah berdiri kokoh dan memainkan peran yang efektif dengan kepemimpinan yang sangat kuat. Di Irak misalnya, lembaga Marja Al Taqlid dipimpin oleh Ayatollah Agung Ali al-Sistani. Lembaga Marja Al Taqlid, selain berfungsi menyusun dan mempersiapkan pembentukan pemerintahan beserta konstitusinya, juga berfungsi menyusun prioritas-prioritas pemerintah, termasuk pembentukan sayap militer yang disebut maktab atau lajnah asykariyah. Selama Marja al Taqlid ini belum terbentuk, maka pembentukan maktab askariyah pun pastilah belum sistematis dan terstruktur. (Pz)

JANGAN PERCAYA DENGAN ORANG SYIAH. Menurut kaum Muslimin taqiyyah adalah sebuah istilah yang pemahamannya hanya terarah kepada satu arti yaitu “Dusta”. Namun mengapa dalam ajaran Syiah, berbohong justru dilestarikan? “Karena dalam Syiah berbohong adalah wajib. Semakin banyak taqiyyah semakin tinggi derajatnya,” tegas Ustadz Roisul Hukuma, mantan pengikut Syiah kepada para wartawan kemarin, (24/01) di Kantor MUI Pusat.

Ia mengaku selama ini Syiah memang besar dengan kebohongan. “Karena jika tidak menipu, Syiah tidak akan berhasil,” lanjutnya. Beliau juga membeberkan kedustaan-kedustaan Syiah lainnya.

Salah satu kasus menarik ialah ketika Syiah mau mengundang Muhammad Tijani As Samawi pengarang kitab al-Syi’ah Hum Ahlus Sunnah (Syiah adalah Ahlus Sunnah). Ia mengatakan kitab tersebut tidak lain sebagai kitab propaganda. “Sejak kapan Syiah menjadi Ahlus Sunah?” Tanyanya. Namun tatkala mendengar At Tijani mau ke Indonesia, banyak ormas Islam tidak setuju. “(Kata para ormas saat itu) coba aja kalau berani, saya bom. Akhirnya kunjungan At Tijani dibatalkan. Dan yang datang akhirnya Ayatullahnya dan Mahkamah Agung dari Iran.” Menurutnya kantong terbesar Syiah di Indonesia ada di tiga provinsi, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat. “Itu kantong-kantong utama, sedangkan basis Syiah di Jawa Tengah berada di Solo,” paparnya.

Akan tetapi secara global, Syiah sudah menyebar di seluruh pelosok nusantara, “Pokoknya dari Sabang sampai Maerauke ada,” imbuhnya. Segala kedustaan-kedustaan inilah yang akhirnya membuat beliau keluar dari Syiah. Meski dicalonkan untuk menjadi wakit ketua DPW IJABI Jawa Timur, ia menolaknya. Mantan Penasehat IJABI Sampang ini mengaku khawatir dengan azab Allah. “Sudah didunia diremote orang, akhiratnya pun kacau balau,” tutupnya.(Pz)

‪#‎SYIAH‬ SERATUS PERSEN BERTOLAK BELAKANG DENGAN ISLAM. 

Via; Ustadz Roisul Hukama, Mantan Pengurus Ikatan Jama'ah ahlul bait indonesia)

Pati, Jum'at (19/07/13)

Read More...

Cerita Tiga Relawan Baru Peduli Muslim

relawan suriah
Sungguh sangat beruntung seorang laki-laki yang memiliki keluarga (orang tua / istri) yang mendukung dirinya untuk berjihad dan berkhidmat kepada umat.

Ada cerita tersendiri dari tiga relawan baru Peduli Muslim:

- Relawan A: Ini adalah kawan kami di Jogja. Sudah masa tahap akhir kuliah, tetapi ditinggalkan karena panggilan hatinya lebih condong untuk membantu kaum muslimin di Suriah. Sejak awal, beliau menyampaikan keinginannnya berangkat ke Suriah kepada ibundanya, sekaligus memberitahu bahwa kemungkinan bisa pulang adalah fifty-fifty (artinya ada kemungkinan pulang tingga nama) Alhamdulillah sang ibunda ternyata rela melepas anaknya berangkat ...

- Relawan B: Beliau jauh-jauh dari luar pulau untuk bergabung dalam program ‪Peduli Muslim‬ di Suriah‬, meninggalkan dua istri dan anak-anaknya. Ketika kami tanya, bagaimana cara minta izin kepada kedua istrinya, beliau menjawab dengan simple bahwa "Kedua istrinya memang sudah mendukung dirinya berangkat ke Suriah".

Beliau juga bercerita bahwa dulu punya seorang istri. Setelah mengenal yang namanya "ngaji", ternyata beliau dapati istrinya tidak taat (dalam hal agama) & tidak mendukung dirinya dalam permasalahan agama. Akhirnya, beliau memilih bercerai. Beliau menambahkan: "Hilang satu istri, diganti Allah dengan dua istri shalihah yang mengenal agama". Alhamdulillaah

- Relawan C: Beliau satu daerah dengan relawan B. Sebelumnya, beliau memang pernah berada di medan konflik di Ambon. Kata beliau, "Siapa yang pernah terjun ke medan jihad, akan terasa rindu untuk terjun kembali jika ada kesempatan." Istrinya juga mendukung langkah beliau.

*) Karena kuatnya dorongan relawan B & C untuk bergabung dengan Peduli Muslim dalam program di Suriah ini, mereka sampai membawa ongkos perjalanan sendiri (biaya PP tidak ditanggung Peduli Muslim).

Demikianlah sekilas profil relawan baru Peduli Muslim di samping ustadz Abu Sa'ad yang sudah ma'ruf bagi kita semua. Semoga Allah ta'ala menjaga keikhlasan mereka, dan menjaga amanah mereka dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia kepada rakyat Suriah ...

------------------------
Note: Peduli Muslim tidak mempersenjatai para relawan, dan hanya menugaskan mereka untuk menyalurkan bantuan dari donasi kaum muslimin via situs pedulimuslim.com, serta mendokumentasikannya
Read More...

Buku Mengapa Saya Keluar Dari Syiah

beli buku Mengapa Saya Keluar Dari Syiah
Buku Mengapa Saya Keluar Dari Syiah merupakan buah karya seorang mantan ulama syiah yang namanya sangat tersohor disisi orang-orang syiah yaitu Sayyid Husain Al-Musawi.

Sayyid Husain Al-Musawi merupakan nama yang tidak asing lagi bagi kalangan orang syiah. Perlu diketahui ia bukanlan orang awam, tetapi ia merupakan seorang ulama besar syiah di kota Najaf yang dapat dikatakan sebagai kawasan terbesar di dunia. Disamping itu ia juga adalah keturunan ahlul bait.

Setelah melalui pengembaraan spiritual yang sangat panjang akhirnya ia mendapat secercah cahaya kebenaran yang membuat ia bertaubat dari apa yang selama ini ia yakini. Beliau menemukan banyak sekali kesesatan-kesesatan dan juga berbagai penyimpangan dalam ajaran syiah yang selama ini ia yakini. Beliaupun membuat keputusan besar bagi hidupnya untuk memilih tetap dalam keyakinannya atau keluar menuju cahaya Allah menjadi seorang Ahlus Sunnah dan akhirnya ia memilih jalan Allah.

Buku Mengapa Saya Keluar Dari Syiah ini merupakan ungkapan kejujuran dari seorang mantan ulama syiah yang masih memiliki hati yang hidup guna mengajak orang-orang syiah yang masih tenggelam dalam kesesatan dan buku ini juga untuk bagi siapa saja untuk mengetahui siapa syiah sebenahnya, yang dengannya kita tahu akan kesesatan syiah yang sebenarnya dan qodarullah beberapa waktu setelah membuat buku ini beliaupun dibunuh oleh orang-orang syiah.

Bagi Anda yang mau memiliki buku yang dengan harga Rp. 25.000,- (belum ongkir), Anda bisa memesannya kepada kami dengan mengirimkan sms ke 0823 2258 9998 dengan format;

#Beli#Jumlah#Alamat#Nomer yang bisa dihubungi#
Contoh: #Beli#Pogung Kidul No.X#0857xxxx#

Catatan: Kirim alamat dengan selengkap-lengkapnya.
Read More...

LEBIH DARI 1.000 ORANG TEWAS TERBAKAR DI BANIAS SURIA

Tragedi Banias
GENSYIAH (khusus): SESUNGGUHNYA jumlah korban pembantaian dan eksekusi lapangan yang dilakukan oleh pasukan rezim basyar assad di kota provinsi Tartous lebih dari seribu syahid. Demikian laporan dari aktivis dari kota Banias, salah satu kota yang paling penting dari pantai Suriah.

Kata aktivis Abu Omar Albaniasi: “Sekarang kita mengalami genosida sistematis di bawah payung sektarian yang mengerikan dari anggota pasukan rezim asad dan syabihah. sekarang kami memiliki lebih dari 1.000 syahid di kota Banias .. semuanya perempuan dan anak-anak, dan mereka semua dibakar dan dibantai.” La haula wala quwwata illa billah!

Abu Omar – dalam sebuah wawancara dengan televisi Al Arabiya melalui telepon – mengatakan bahwa di kota itu terdapat unsur-unsur Hizbillah milisi Syiah Lebanon, dia menekankan bahwa unsur-unsur Hizbillah itulah yang mengawasi pembunuhan dan pembantaian dan pembakaran,” dia menceritakan bahwa ditengah korban itu ada bayi dan ibu hamil , dan dia memiliki bukti berupa video fotografer.

Dia menegaskan bahwa di desa Beida tidak tersisa seorangpun, semuanya tewas, dibantai dan dibakar, sebelum pasukan rezim menyerang desa Ra`s al-Naba’, di mana mereka menyembelih orang-orang dan membantai serta membakar juga. kemudian mereka pergi ke desa al-Basatin, yang tidak mengira akan mengalami mengenaskan.

Abu Omar mencatat bahwa milisi Hizbullah dan geng Assad mencuri rumah dan seluruh properti sebelum mereka membakar rumah-rumah tersebut.

Dalam menanggapi pertanyaan tentang apakah ada unsur pemberontak atau pejuang dari Tentara Suria Merdeka di Banias, maka dia membantah adanya gerakan bersenjata di dalam kota, dan aktivis suria itu bersumpah demi Allah atas hal tersebut. Dia menambahkan bahwa jika seandainya ada gerakan bersenjata di Banias niscaya mereka sudah menanggapi bandit-bandit itu.

Tentang apakah ada yang melarikan diri dari kota Banias untuk menghindari pembantaian, kata Abu Omar, “Tidak ada yang bisa melarikan diri .. Orang tua dan keluarga pagi buta (Sabtu) itu sudah pergimenuju ke kota Tartous dan Jableh akan tetapi pasukan Assad menghadang di jalan dan menyita dokumen-dokumen mereka lalu memulangkan kembali ke Banias.”

Dia mengatakan: “Banias terkepung sekarang, kita takut pembantaian baru di desa Basatin dan desa al-Muraqqab, desa Ras al-Reifi dan desa Bazaar .. Kami kemungkinan dihadapkan pada pembantaian yang mengerikan.”

Sementara itu, Dewan Revolusi Suriah mengumumkan bahwa hasil dari pembantaian kota Banias yang dilakukan oleh pasukan rezim mencapai sedikitnya 800 orang tewas.

Menurut saluran, “al-Arabiyyah” di berita malam Sabtu, mencatat bahwa pasukan basyar asad saat ini membom dengan roket ke pedesaan Ma’arrat Numan di Idleb.

Koordinasi Komite Suriah telah mengumumkan Sabtu sebelumnya serangan pasukan basyar asad yang menewaskan 132 orang di kota Banias.

Berikut ini videonya:


Dan ini adalah orang dibalik kekejaman ini:



Info terkini: Alhamdulillah akhirnya Mujahidin dan Brigade Islamic mengumumkan ditangkapnya Mufti Badr al-Ghazali yang mengeluarkan fatwa kepada kaum Alawit untuk membunuh semua wanita dan anak-anak, mendukung penuh agenda pembantaian di Baniyas. Allahu akbar![Syria Care] Berikut ini fotonya...


Read More...